Author Archives: Toni Kus Indratno

Salah Satu Faktor Rendahnya Mutu Guru Indonesia

nepotisme bgtGuru yang merupakan garda terdepan peningkatan kualitas pendidikan Indonesia sudah seharusnya merupakan orang-orang pilihan yang benar-benar berkompeten. Indonesia tengah haus menanti guru yang benar-benar profesional. Salah satu faktor rendahnnya kualitas pendidikan salah satunya dari faktor perekrutan guru. Hal inilah yang menyebabkan guru-guru yang kita miliki saat ini mempunyai mutu rendah.

Sudah merupakan rahasia umum bahwa pengangkatan guru hanya mengedepankan faktor KKN semata. Sebagai contoh, Continue reading

Ketika Sebuah Ketegasan Harus Tergadaikan

Kantor-PegadaianIni merupakan pengalaman pribadi saya dalam menjalankan tugas sebagai penjaga laboratorium. Setiap harinya saya melayani puluhan mahasiswa untuk praktikum di lab ini. Saya berusaha untuk menerapkan disiplin kepada para mahasiswa dan juga asisten praktikum, mulai dari jam masuk sampai ketika melaksanakan kegiatan praktikum. Karena ketegasan itulah saya dicap “galak” dan ”jutek” oleh kebanyakan mahasiswa. Saya tidak ambil pusing atas komentar negatif yang dialamatkan kepada diri saya. Saya anggap itu merupakan bagian dari bumbu kehidupan.
Banyak hal yang terjadi akibat ke-galakan saya, mulai dari mahasiswa Continue reading

Percakapan di Badan Jalan

Pernah suatu ketika sanak (sebut saja Pariman) akan pergi ke kota Yogyakarta mengendarai sebuah sepeda motor. Ia pacu motornya dengan kecepatan yang lumayan cukup tinggi. Ketika melewati pos polisi di kota W*t*s tiba-tiba ada seorang polisi yang mengejar menggunakan motor Trail kebanggaannya. Kalah kelas dan kalah CC mesin naas nasib Pariman yang akhirnya tertanggap juga. Di badan jalan Kebumen-Jogja Pariman Continue reading

Lampu Merah Menyala = Polisi Ada

Lampu merah (trafict light) merupakan salah satu sarana kelengkapan di jalan raya. Dimana dengan lampu ini lalu lintas di jalan raya menjadi lancar dan teratur. Namun yang menjadi permasalahan, lampu merah saat ini dijadikan tempat mencari tambahan sesuap nasi oleh oknum-oknum kepolisian. Tidak bisa kita pungkiri hampir 90% lampu merah dijaga ketat oleh anggota dari satuan berseragam coklat ini. Mereka sangat jeli memperhatikan setiap pengendara sepeda motor yang melintas. Begitu ada salah satu pengendara kendara bermotor melanggar, dengan sigap para anggota mengejar pelaku tersebut dan memberikan sepucuk surat tilang. Tak jarang terjadi proses Continue reading

Sertifikasi Guru, Penghargaan atau Penyiksaan

Pemberian sertifikasi guru memberikan angin segar kepada para guru. Pasalnya guru yang telah lulus “ajang” ini akan memperoleh tambahan penghasilan sebesar 1 kali gaji pokok. Seperti yang telah kita tahu atas perjuangan para PGRI memperjuangkan nasib para “Oemar Bakri” akhirnya pemerintah mengesahkan anggaran pendidikan sebesar 20% dari APBN. Dampak dari kebijakan ini salah satunya adalah penngkatan penghasilan para guru. Namun tidak serta merta pemerintah menggelontorkan dana untuk peningkatan kesejahteraan guru. Hanya guru yang telah lulus dan mempunyai sertifikat sertifikasi lah yang memperoleh insentif setiap bulan sebesar satu kali gaji pokok.

Sungguh indah nian nasib guru pada Continue reading

Kecamlah Orangnya Bukan Karyanya

Pada kesempatan yang baik ini, sesekali saya mencoba menulis suatu topik diluar bidang ilmu saya, yaitu tentang dunia entertaiment. Senin 23 Juli 2012 lalu, Nazriel Irham sang vokalis band papan atas  Peterpan memulai babak kehidupan baru di luar Lapas, ia bebas bersyarat hingga tahun 2014 kelak. Ratusan penggemar dan puluhan pemburu berita tampak menunggu kebebasab Nazriel di depan pintu lapas. Para penggemarnya mengelu-elukan namanya menyambut kebebasan sang idola dengan penuh rasa suka cita.

Namun, tetap saja ada sejumlah pihak yang sinis akan kebebasan Nazriel. Sempat ada yang berkata “Ariel itu bukan Pahlawan, tapi Bintang Porno” terang salah seorang oknum ormas Islam. Seperti yang telah diketahui khalayak ramai kalau Nazriel terpaksa mencicipi pahitnya Continue reading

Guru sekarang Hanya Bisa Mengajar !

Tugas guru menurut undang-undang adalah mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Betapa berat tugas guru sekarang ini. Jika semua guru sudah bisa menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya maka mustahil jika pendidikan Indonesia masih terpuruk seperti sekarang ini.

Pemerintah selalu menuntut guru untuk profesional dalam menjalankan tugasnya. Agar anak-anak Indonesia memiliki pengetahuan yang memadai dan budi pekerti yang luhur. Tetapi mereka tidak sadar bahwa kebijakan yang mereka terapkan justru membelenggu guru untuk mendidik para siswa. Kita tengok saja kebijakan pemerintah yang kontrioversial tapi sudah diterapkan 4 tahunan, Ujian Akhir Nasional (UAN).

UAN selain membelenggu guru juga memberikan pressure yang sangat berat untuk siswa. Betapa tidak guru harus berusaha semaksimal mungkin untuk membawa siswanya lulus UAN dalam waktu yang singkat. Tak anyal jika guru mencari berbagai cara untuk meluluskan siswanya, entah dengan latihan soal, menambah jam belajar, dan lain sebagainya. Pokoknya yang terpenting adalah soal, soal dan soal. Guru disibukkan dengan mengajar siswa mereka Continue reading

SEPUCUK SURAT DARI MAHASISWI

Beberapa waktu lalu, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (BEM FKIP) sedang punya “gawe” besar. Pasalnya mereka tengah merayakan hari jadi FKIP. Acara dengan tajuk Gebyar FKIP “30 Hari Membangun Cinta untuk FKIP”  ini menyuguhkan banyak kegiatan mahasiswa, antara lain Pelatihan menulis, Lomba StandUp Comedy, Lomba Menulis Cerpen, Lomba Menulis Surat Cinta untuk Dekan, Futsal antar prodi, dll.
Namun ada sedikit kelalaian dari panitia, mereka melupakan hal yang amat kecil namun cukup riskan, yaitu tidak adanya kursi di panggung, padahal banyak kontestan memerlukan kursi. Continue reading