Saatnya Migrasi ke OpenSource

Operating System (OS) merupakan perlengkapan wajib bagi komputer agar bisa berjalan. Sudah bertahun-tahun lamanya kita dijajah untuk menggunakan OS berbayar. Bagi yang empunya dompet tebal mungkin tidak masalah menggunakannya, tapi bagaimana untuk kalangan ekonomi menengah, para pelajar, mahasiswa dan para guru? Jangankan untuk membeli sebuah paket OS, untuk makan saja mereka masih berpikir keras. Mau tak mau jalan satu-satunya adalah melegalkan secara paksa OS yang ada atau biasa disebut orang dengan membajak.

Menggunakan software bajakan (kita khususkan OS) tidak pernah bisa dibenarkan menurut hukum dan menurut agama manapun karena telah melanggar hak cipta atas penciptanya. Bahkan Nabi pernah bersabda yang artinya “Barang siapa telah lebih dahulu mendapatkan sesuatu yang mubah (halal) maka dialah yang lebih berhak atasnya [HR. All Baihaqi dan Daruquthni. Lihat Irwaul Gholil no. 1459. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih.]. Hal ini mengingatkan kepada kita bahwa jika kitan mengunakan OS tanpa seizin pemiliknya, berarti kita telah melanggar Sabda Baginda Rasulullah SAW.

Banyak Jalan menuju ke Yogyakarta, begitu pula banyak jalan menggunakan OS yang tidak bajakan. Di jagad raya ini ada banyak OS yang gratis atau bahasa kerennya OpenSource yang bisa kita gunakan, yang terkenal adalah LINUX dengan sejuta variannya. Kita bisa gunakan OS ini secara cuma-cuma dengan hanya mengunduhnya di banyak situs. Hampir tidak ada bedanya penggunaan OS OpenSource dengan OS berbayar, bahkan OS OpenSource memiliki keunggulan lebih tahan terhadap virus nakal.

Penggunaan OpenSource sangat penting digunaan, khususnya untuk instansi Pendidikan. Apabila suatu instansi pendidikan tidak mempunyai dana untuk membeli OS, alangkah baiknya menggunakan OpenSource, karena ini akan membanguan mainset anak didik kita untuk mendidik mereka supaya berperilaku jujur dimanapun mereka berada. Apabila suatu sekolah menggunakan OS bajakan, maka secara tidak langsung sekolah itu menanamkan perilaku tidak jujur pada anak didiknya. Tidak ada kata terlambat dalam hidup ini, lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali, dan sekarang saatnya kita Migrasi ke OpenSource.

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>